Setup Virtual Private Server (VPS) Linux Ubuntu untuk Hosting Website
Step by step setup Virtual Private Server (VPS) Linux Ubuntu untuk Hosting Website
Full Playlist Youtube : https://www.youtube.com/playlist?list=PLlEPW_5eA4BMy7QHjnT1i1MYB56mcindC

01. Prasyarat Update Repository, Create User Baru dan Setup SSH Public Key ke VPS
Login SSH Root ke VPS Linux Ubuntu 

 Login ssh ke VPS yang telah dibuat, ketikkan perintah berikut : 

 #ssh [user]@[ip] // default port ssh 22

ssh root@103.126.232.199

#ssh -p 2222 [user]@[ip] //optional jika port ssh tidak 22

ssh -p root@103.126.232.199 

 

 jika anda pertama kali login, akan muncul dialog untuk menyimpan detail known host ssh, masukan perintah "yes" 

 

 kemudian masukan password vps, jika host, username dan password benar, anda akan masuk ke root ssh seperti gambar berikut.  

 Merubah Repository dan Upgrade Linux Ubuntu 

 untuk melihat/merubah repository yang digunakan di ubuntu, jalankan perintah edit berikut : 

 nano /etc/apt/sources.list 

 

 sesuaikan repository yang akan digunakan, jika sudah simpan 

 

 jalankan perintah update 

 apt update 

 

 setelah selesai update, kita bisa lihat list package yang bisa di upgrade 

 

 untuk melihat aplikasi yang bisa di upgrade jalankan perintah berikut  

 apt list --upgradeable 

 

 jika sudah yakin dengan package-package yang akan diupgrade, jalankan perintah  

 apt upgrade 

 kemudian tekan "Y" 

 

 pada dialog Configuring Openssh-server, kita bisa pilih Keep the local version currently installed, kemudian klik tab dan enter 

 

 pada dialog Pending kernel upgrade, klik tab dan enter 

 

 kemudian pada dialog Daemons using outdated libraries, bisa kita pilih service daemon apa yang mau direstart, kemudian klik tab dan enter 

 

 semua dialog sudah dikonfirmasi pada saat upgrade, anda akan mendapatkan pesan sukses upgrade seperti dibawah ini 

 

 Menambahkan user non-root baru 

 untuk menambahkan user baru, login ssh sebagai root, dan jalankan perintah berikut : 

 adduser naja 

 

 Isi password dan kemudian semua detail user yang akan di create seperti gambar berikut 

 

 kemudian jalankan perintah berikut untuk menambahkan user naja ke group sudo 

 usermod -aG sudo naja 

 coba login ssh dengan user naja 

 

 lakukan perintah dengan sudo seperti berikut untuk melakukan pengecekan apakah sudah mendapatkan akses sudo 

 sudo ls / 

 Generate Public Key SSH dan Copy ke VPS 

 untuk generate ssh key, jalankan perintah berikut  

 ssh-keygen -t rsa 

 

 tentukan lokasi file penyimpanan rsa nya, dan klik enter, untuk password bisa dimasukan dengan password yang berbeda dengan password VPS atau tanpa password 

 

 jika sudah tergenerate, copy public ssh key ke vps dengan perintah 

 ssh-copy-id -f -i /Users/naja/.ssh/idrive_rsa.pub naja@103.126.232.199 

 

 coba login ssh dengan private key dengan perintah 

 ssh -i /Users/naja/.ssh/idrive_rsa naja@103.126.232.199 

 

 selamat anda telah berhasil login ssh dengan private dan public key

02. Install Engine-X (Nginx) Web Server di VPS Linux Ubuntu
Install Engine-X (Nginx) Web Server 

 untuk install nginx, terlebih dulu login ke VPS 

 

 Install nginx dengan perintah berikut : 

 sudo apt install nginx 

 

 Memahami Struktur Folder Enginx-X (Nginx) 

 config utama nginx ada di /etc/nginx/nginx.conf, jalankan perintah berikut untuk melihat config nginx 

 cat /etc/nginx/nginx.conf 

 

 VirtualHost default nginx ada di folder /etc/nginx/sites-available/default dan di symlink ke /etc/nginx/sites-enable/default, untuk melihat confignya jalankan perintah berikut : 

 cat /etc/nginx/sites-available/default 

 

 Modifikasi Index Default Engine-X file index.nginx-debian.html 

 untuk melihat perubahan pada tampilan default nginx seperti berikut ini 

 

 rubah file default dengan perintah berikut 

 sudo nano /var/www/html/index.nginx-debian.html 

 sesuaikan file htmlnya, misal seperti berikut ini 

 

 simpan dan berikut hasil perubahannya 

 

 Start, Stop dan Restart Service Nginx 

 untuk melakukan start, stop dan restart service jalankan perintah berikut  

 # start service

sudo service nginx start

# stop service

sudo service nginx stop

# restart service

sudo service nginx restart 

 

 Enable dan Disable Service Engine-X saat Startup VPS 

 jika kita menginginkan service jalan ketika reboot, maka kita bisa enable service tersebut via systemctl, jalankan perintah berikut  

 # enable service saat startup

sudo systemctl enable nginx

# disable service saat startup

sudo systemctl disable nginx

03. Install RDBMS MySQL Server di VPS Linux Ubuntu
Install MySQL Server di Ubuntu 22.04 

 untuk install MySQL Server, login terlebih dulu dengan ssh, kemudian update repo 

 

 jalankan perintah berikut  

 sudo apt instal mysql-server 

 

 cek status, start, stop, restart service mysql, jalankan perintah berikut 

 # cek status mysql

sudo service mysql status

# restart mysql

sudo service mysql restart

# stop mysql

sudo service mysql stop

# start mysql

sudo service mysql start 

 

 Login ke Database MySQL 

 untuk login ke mysql, jalankan perintah sudo mysql seperti berikut 

 # login mysql root pertama kali

sudo mysql

# login mysql root dengan password

sudo mysql -u root -p 

 

 Merubah Password Root MySQL 

 untuk merubah password root mysql, jalankan perintah berikut 

 ALTER USER 'root'@'localhost' IDENTIFIED WITH mysql_native_password BY 'Rahasia.123'; 

 

 Membuat User Baru MySQL 

 untuk membuat user baru di MySQL jalankan perintah berikut : 

 CREATE USER 'naja'@'localhost' IDENTIFIED WITH mysql_native_password BY 'Rahasia.123'; 

 

 Memberikan privileges full pada user MySQL biasa 

 untuk memberikan full privileges dan grant access pada user biasa, jalankan perintah berikut : 

 GRANT ALL PRIVILEGES ON *.* TO 'naja'@'localhost' WITH GRANT OPTION; 

 

 Mengamankan celah dari MySQL 

 untuk mengamankan celah dari MySQL bisa dengan menggunakan script bash dari mysql_secure_installation, untuk menjalankan wizardnya ketik perintah berikut : 

 sudo mysql_secure_installation 

 

 pada settingan Validate Password Component bisa pilih "Y" 

 

 pada password validation policy bisa dipilih dari LOW/MEDIUM/STRONG 

 

 Pada bagian remove anonymous user, kita bisa menghapus dengan menekan "Y" 

 

 untuk Remove test database tekan "Y" pada instruksi Remove test database and access to it

04. Install Multiple PHP FastCGI Process Manager (PHP-FPM) di VPS Linux Ubuntu
Prasyarat Install Multiple PHP 

 untuk install multiple php di ubuntu, login ssh ke vps 

 

 Install paket prasyarat untuk install multiple php 

 sudo apt install software-properties-common ca-certificates lsb-release apt-transport-https 

 

 Menambahkan Repository deb.sury.org ke vps 

 untuk menambahkan repository, kita bisa menggunakan perintah add-apt-repository sebagai berikut 

 sudo add-apt-repository ppa:ondrej/php 

 

 tekan Enter untuk melanjutkan 

 Install PHP 7.4 di VPS Ubuntu 

 untuk install php7.4 jalankan perintah berikut kemudian tekan "Y" dan enter : 

 sudo apt-get install php7.4 php7.4-cli php7.4-fpm php7.4-gd php7.4-common \

php7.4-curl php7.4-mbstring php7.4-mysql php7.4-xml php7.4-zip php7.4-bz2 \

php7.4-intl php7.4-gmp php7.4-apcu php7.4-imagick php7.4-json php7.4-memcached 

 

 Start, Status dan Stop Service php7.4-fpm 

 untuk melakukan perintah start, cek status dan stop, jalankan perintah berikut ini : 

 # start service

sudo systemctl start php7.4-fpm

# status service

sudo systemctl status php7.4-fpm

# stop service

sudo systemctl stop php7.4-fpm 

 

 setelah start service php7.4-fpm, cek apakah php sudah jalan atau tidak dengan "php -v" 

 

 Install PHP 8.1 di VPS Ubuntu 

 untuk install php8.1 jalankan perintah berikut kemudian tekan "Y" dan enter : 

 sudo apt-get install php8.1 php8.1-cli php8.1-fpm php8.1-gd php8.1-common \

php8.1-curl php8.1-mbstring php8.1-mysql php8.1-xml php8.1-zip php8.1-bz2 \

php8.1-intl php8.1-gmp php8.1-apcu php8.1-imagick php8.1-memcached 

 

 kemudian restart service lain yang diperlukan klik ok 

 

 Start, Status dan Stop Service php8.1-fpm 

 untuk melakukan perintah start, cek status dan stop, jalankan perintah berikut ini : 

 # start service

sudo systemctl start php8.1-fpm

# status service

sudo systemctl status php8.1-fpm

# stop service

sudo systemctl stop php8.1-fpm 

 

 Mengganti Default PHP Versi CLI Linux Ubuntu 

 untuk mengganti versi php default yang digunakan pada cli, jalankan perintah berikut : 

 # cek versi php saat ini

php -v

# mengganti versi default php

sudo update-alternatives --config php

 

 pilih versi php sesuai nomor pada selection dan tekan enter 

 

 Menggunakan Versi PHP berbeda dalam Script 

 untuk menggunakan versi php berbeda dalam script php, kita bisa memanggil full path dari php kita seperti berikut ini : 

 # menjalankan php 7.4 dengan cek versi php

/usr/bin/php7.4 -v

#menjalankan php 8.1 dengan cek versi php

/usr/bin/php8.1 -v

05. Pointing Domain dan Sub Domain ke VPS Linux Ubuntu dan Membuat Nginx VirtualHost
Pointing Domain DNS A Record ke IP VPS 

 Login ke DNS Manajemen domain anda, jika di cloudflare login ke cloudflare dan klik menu records, tambahkan domain dan subdomain dengan record "A" dan matikan dns proxy untuk langsung mengarahkan ke VPS 

 

 lakukan pengecekan berkala setelah merubah record pada DNS, dengan perintah ping seperti berikut ini : 

 

 Jika ip sudah mengarah ke VPS, coba akses domain secara langsung, jika web server default aktif, akan tampil seperti berikut ini 

 

 Membuat Nginx VirtualHost Idrive.id 

 untuk membuat nginx virtualhost, login ssh terlebih dahulu ke VPS 

 

 kemudian pindah ke direktori sites-available di nginx dengan perintah 

 cd /etc/nginx/sites-available 

 

 copy file virtualhost default nginx ke idrive.id dengan perintah berikut : 

 sudo cp default idrive.id 

 sesuaikan nama virtualhost dengan nama domain anda 

 

 dan edit konfigurasi virtualhost dengan perintah nano 

 

 sesuaikan konfigurasi seperti berikut ini : 

 server {

 listen 80;

 listen [::]:80;

 root /var/www/idrive;

 index index.html index.php index.htm index.nginx-debian.html;

 server_name idrive.id www.idrive.id;

 location / {

 try_files $uri $uri/ /index.php?$query_string;

 }

 location ~ \.php$ {

 include snippets/fastcgi-php.conf;

 fastcgi_pass unix:/run/php/php7.4-fpm.sock;

 }

} 

 simpan dan exit editor 

 

 kemudian buat symlink virtualhost idrive.id ke sites-enabled agar virtualhost aktif dengan perintah berikut : 

 # buat symlink

sudo ln -s /etc/nginx/sites-available/idrive.id /etc/nginx/sites-enabled/

# cek hasil symlink

ls -lsha /etc/nginx/sites-enabled/ 

 setelah symlink dibuat, cek hasilnya dan coba cek nginx config apakah ada pesan kesalahan atau tidak 

 

 setelah symlink sukses, cek nginx config untuk virtualhost untuk memastikan tidak ada config yang salah 

 # cek nginx config

sudo nginx -t 

 

 Buat folder sesuai dengan root direktori yang kita setting pada nginx virtualhost, buat folder idrive pada folder /var/www 

 # pindah ke direktori 

cd /var/www

# buat folder idrive

sudo mkdir idrive 

 

 Membuat Nginx VirtualHost jurnal.idrive.id 

 untuk membuat virtualhost subdomain jurnal.idrive.id, pindah ke direktori sites-available dan copy config dari virtualhost idrive dengan perintah berikut : 

 # pindah ke sites available nginx

cd /etc/nginx/sites-available/

# copy idrive.id virtualhost ke virtualhost jurnal.idrive.id

sudo cp idrive.id jurnal.idrive.id

# edit virtualhost

sudo nano jurnal.idrive.id 

 

 edit dengan config berikut : 

 server {

 listen 80;

 listen [::]:80;

 root /var/www/jurnal;

 index index.html index.php index.htm index.nginx-debian.html;

 server_name jurnal.idrive.id www.jurnal.idrive.id;

 location / {

 try_files $uri $uri/ /index.php?$query_string;

 }

 location ~ \.php$ {

 include snippets/fastcgi-php.conf;

 fastcgi_pass unix:/run/php/php8.1-fpm.sock;

 }

} 

 kemudian buat symlink seperti sebelumnya ke sites-enabled 

 sudo ln -s /etc/nginx/sites-available/jurnal.idrive.id /etc/nginx/sites-enabled/ 

 

 jalankan kembali nginx config test 

 sudo nginx -t 

 

 Idrive.id dengan PHP 7.4 

 akses domain idrive.id akan menampilkan informasi web menggunakan php7.4-fpm sesuai dengan nginx config 

 

 Jurnal.idrive.id dengan PHP 8.1 

 akses sub domain jurnal.idrive.id akan menampilkan informasi web menggunakan php8.1-fpm sesuai dengan nginx config

06. Konfigurasi Nginx Web Server untuk menggunakan PHP-FPM
Struktur Folder Nginx 

 login ke vps dengan ssh 

 

 pada folder sites-available adalah kumpulan nginx virtualhost config, pada sites-enabled adalah config yang diaktifkan, untuk menghapus file virtualhost jika tidak digunakan cukup mengahapus symlink pada virtualhost di direktori sites-enabled 

 

 Konfigurasi Nginx dengan Pastcgi_pass TCP 

 untuk merubah konfigurasi dari unix socket ke tcp, kita hanya perlu merubah pastcgi_pass parameter seperi berikut ini 

 

 dan menyesuaikan php pool untuk listen pada tcp 

 

 Menambahkan Access dan Error Log Nginx 

 untuk menambahkan access log dan error log per virtualhost, tambahkan config access_log dan error_log pada setiap virtualhost dengan lokasi penyimpanan yang diinginkan seperti berikut ini : 

 server {

 listen 80;

 listen [::]:80;

 root /var/www/idrive;

 index index.html index.php index.htm index.nginx-debian.html;

 access_log /var/log/nginx/idrive.id.log;

 error_log /var/log/nginx/idrive.id.error.log;

 server_name idrive.id www.idrive.id;

 location / {

 try_files $uri $uri/ /index.php?$query_string;

 }

 location ~ \.php$ {

 include snippets/fastcgi-php.conf;

 fastcgi_pass unix:/run/php/php7.4-fpm.sock;

 }

} 

 

 cek access_log dengan perintah tail untuk melihat perubahan secara langsung

07. Generate SSL Free Let's Encrypt Nginx dengan Certbot
Update Snap Core dan Refresh Database 

 Untuk install core snap, login terlebih dahulu ke vps 

 

 kemudian jalankan perintah berikut : 

 sudo snap install core; sudo snap refresh core 

 

 tunggu proses selesai seperti berikut ini 

 

 Remove Certbot Lama dengan APT 

 setelah snap certbot terinstall, remove certbot lama yang terinstall di apt dengan perintah 

 sudo apt remove certbot 

 

 Install Certbot dengan Ubuntu Snap 

 untuk install certbot via snap jalankan perintah berikut 

 sudo snap install --classic certbot 

 

 tunggu hingga proses selesai dan lakukan symlink certbot di folder snap ke usr dengan perintah berikut : 

 sudo ln -s /snap/bin/certbot /usr/bin/certbot 

 

 Install SSL dengan Certbot Nginx 

 untuk install ssl let's encrypt dengan certbot di nginx, jalankan perintah berikut : 

 sudo certbot --nginx -d idrive.id -d www.idrive.id -d jurnal.idrive.id -d www.jurnal.idrive.id 

 

 lakukan pengecekan pada nginx virtualhost, ada perubahan config seperti berikut ini managed by certbot 

 

 Cek Snap Certbot Renew 

 untuk melakukan pengecekan apakah certbot autorenew berjalan dengan baik jalankan perintah berikut : 

 sudo systemctl status snap.certbot.renew.service 

 

 Testing Renew SSL Certbot Dry-Run 

 anda dapat melakukan testing renew sertifikat ssl anda dengan perintah berikut untuk simulasi : 

 sudo certbot renew --dry-run 

 

 jika sudah terinstall, coba akses domain apakah sudah diarahkan ke https seperti gambar berikut

08. Multiple versi PHP-FPM pada Nginx Virtual Host
Login VPS dan Lihat Nginx Config 

 Login ke vps dengan ssh menggunakan ssh public key 

 

 kemudian kita lihat configurasi nginx kita sebelumnya 

 cat /etc/nginx/sites-enabled/idrive.id 

 

 Membuat Folder untuk Sub Directory Backend 

 untuk membuat root directory untuk sub directory pada domain, kita buat terlebih dahulu folder dan file index.php untuk testing, jalankan perintah berikut 

 # pindah direktory

cd /var/www/

# membuat folder baru 

sudo mkdir backend 

 

 buat file index.php dengan perintah sudo nano index.php kemudian enter dan isi dengan kode berikut : 

 <?php

echo phpinfo(); 

 

 Membuat Location Backend di Nginx VirtualHost  

 edit file nginx virtualhost dengan pindah ke directory nginx confignya dengan perintah cd /etc/nginx/sites-available/ dan kemudian edit file idrive.id dengan perintah sudo nano idrive.id kemudian enter 

 

 tambahkan konfigurasi berikut  

 location /backend {

 root /var/www/;

 try_files $uri $uri/ =404;

 location ~ ^/backend/(.+\.php)$ {

 include snippets/fastcgi-php.conf;

 fastcgi_pass unix:/run/php/php8.1-fpm.sock;

 }

 } 

 

 setelah konfigurasi disimpan, testing konfigurasi nginx dengan perintah sudo nginx -t , jika tidak ada error, restart service nginx dengan perintah sudo service nginx restart kemudian enter 

 

 Hasil Multiple PHP-FPM satu Nginx VirtualHost 

 akses website https://idrive.id akan diload dengan php versi 7.4 

 

 dan akses website https://idrive.id/backend akan diload dengan php versi 8.1

09. Optimalisasi Nginx Web Server dan PHP-FPM
Setting Nginx Worker 

 untuk setting nginx worker, login ke vps terlebih dahulu dengan ssh public key / password 

 

 kemudian edit nginx config dengan perintah sudo nano /etc/nginx/nginx.conf kita bisa menyesuaikan konfigurasi worker_prosesses auto; agar menyesuaikan dengan core vps dan worker_connections 1024; untuk setiap koneksi yang dapat di handle worker process 

 

 Setting Max Upload dan Timeout di Nginx VirtualHost 

 untuk setting max upload dan timeout di nginx, edit virtualhost yang diinginkan dengan perintah berikut : 

 # sesuaikan nama virtualhost anda

sudo nano /etc/nginx/sites-enabled/idrive.id 

 

 kemudian tambahkan configurasi berikut : 

 # max client uploud

client_max_body_size 128M;

# max client timeout dan proxy timeout

client_body_timeout 360;

proxy_read_timeout 360;

proxy_connect_timeout 360;

proxy_send_timeout 360; 

 

 Test konfigurasi nginx dengan perintah sudo nginx -t dan restart nginx service dengan perintah sudo service nginx restart 

 Setting Memory Limit, Max Upload dan Timeout di PHP-FPM 

 untuk setting memory limit, max upload dan timeout di php, edit file php.ini lokasinya tergantung system operation yang digunakan, misal kita edit dengan lokasi berikut sudo nano /etc/php/7.4/fpm/php.ini   edit file konfigurasi berikut : 

 # memory limit php process

memory_limit = 128M

# maksimal script parsing request

max_input_time = 360

# maksimal php execution time

max_execution_time = 360

# maksimal upload file

upload_max_filesize = 128M

# maksimal php upload single request

max_file_upload = 20

# maksimal post data php

post_max_size = 128M 

 

 Edit & Optimalkan PHP Pool FPM PHP Process Manager 

 untuk optimalkan php pool pada php-fpm, kita bisa menambahkan atau merubah file di sudo nano /etc/php/7.4/fpm/pool.d/www.conf   

 

 kita bisa menyesuaikan sesuai dengan kapasitas ram dan cpu dari vps kita, dengan contoh configurasi berikut : 

 # maksimal proses turunan php pm

pm.max_children = 10

# default start proses turunan php pm

pm.start_servers = 5

# minimal spare server proses turunan php pm

pm.min_spare_servers = 3

# maksimal spare server proses turunan php pm

pm.max_spare_servers = 5

# php pm idle timeout 

pm.process_idle_timeout = 10s; 

 untuk melakukan pengecekan berapa proses yang jalan dan berapa penggunaan ram per proses dapat jalankan dengan perintah berikut : 

 # cek proses php-fpm yang jalan

ps -ylC php7.4-fpm --sort:rss

# cek rata-rata penggunaan memory proses php-fpm

ps -eo size,pid,user,command --sort -size | awk '{ hr=$1/1024 ; printf("%13.2f Mb ",hr) } { for ( x=4 ; x<=NF ; x++ ) { printf("%s ",$x) } print "" }' | grep php-fpm 

 

 setelah menyesuaikan perubahan pada pool php di /etc/php/7.4/fpm/pool.d/www.conf restart php-fpm dan nginx dengan perintah sudo service php7.4-fpm restart   dan lakukan pengecekan kembali jumlah service php process manager dengan perintah sebelumnya

10. Install dan Konfigurasi PHPMyAdmin dengan Nginx Web Server
Install PHPMyAdmin Linux Ubuntu 

 login terlebih dahulu ke vps 

 

 kemudian jalankan perintah sudo apt install phpmyadmin dan enter 

 

 pada popup configure database for phpmyadmin with dbconfig-common pilih yes 

 

 kemudian MySQL application password for phpmyadmin biarkan kosong dan klik tab kemudian pilih ok klik spasi 

 

 pada web server to reconfigure automatically kosongkan saja klik tab dan ok 

 

 jika terjadi error seperti ini, karena settingan password policy saat install mysql, klik oke terlebih dahulu 

 

 dan pilih abort 

 

 Uninstall Component Validate Password 

 jika proses installasi phpmyadmin gagal seperti pada langkah sebelumnya, kita perlu uninstall validate password, login ke mysql dengan perintah sudo mysql -uroot -p kemudian jalankan perintah sql berikut : 

 UNINSTALL COMPONENT "file://component_validate_password"; 

 

 kemudian ketik perintah exit untuk keluar mysql 

 

 setelah ini install kembali phpmyadmin seperti langkah diatas dengan perintah sudo apt install phpmyadmin 

 Install Component Validate Password 

 setelah phpmyadmin terinstall, aktifkan kembali component_validate_password dengan login kembali ke mysql sudo mysql -uroot -p dan jalankan perintah berikut : 

 INSTALL COMPONENT "file://component_validate_password"; 

 

 Install PHP 8.2 untuk PHPMyAdmin 

 

 Karena PHPMyAdmin melakukan install php 8.2 sebagai dependency, namun untuk apache, kita install php8.2-fpm untuk nginx dengan command berikut 

 sudo apt-get install php8.2 php8.2-cli php8.2-fpm php8.2-gd php8.2-common \

php8.2-curl php8.2-mbstring php8.2-mysql php8.2-xml php8.2-zip php8.2-bz2 \

php8.2-intl php8.2-gmp php8.2-apcu php8.2-imagick php8.2-memcached 

 

 Membuat Snippet PHPMyAdmin Nginx 

 setelah PHPMyAdmin Terinstall, kita buat snippets untuk phpmyadmin di nginx, jalankan perintah pindah directory cd /etc/nginx dan buat file dengan nano, untuk membuat file snippets nginx  sudo nano snippets/phpmyadmin.conf 

 

 pastekan snippet phpmyadmin berikut : 

 location /phpmyadmin {

 root /usr/share/;

 index index.php index.html index.htm;

 location ~ ^/phpmyadmin/(.+\.php)$ {

 try_files $uri =404;

 root /usr/share/;

 fastcgi_pass unix:/run/php/php8.2-fpm.sock;

 fastcgi_index index.php;

 fastcgi_param SCRIPT_FILENAME $document_root$fastcgi_script_name;

 include /etc/nginx/fastcgi_params;

 }

 location ~* ^/phpmyadmin/(.+\.(jpg|jpeg|gif|css|png|js|ico|html|xml|txt))$ {

 root /usr/share/;

 }

} 

 

 Include Snippets di VirtualHost Nginx 

 setelah snippets dibuat, includekan snippets tersebut pada virtualhost yang diinginkan, misal di virtualhost idrive.id, jalankan perintah edit sudo nano /etc/nginx/sites-available/idrive.id kemudian tambahkan baris konfigurasi include snippets/phpmyadmin.conf 

 

 simpan dan cek configurasi nginx sudo nginx -t dan restart dengan perintah sudo service nginx restart 

 

 Login dengan PHPMyAdmin 

 setelah snippets ditambahkan, coba akses domain dengan subdirectory phpmyadmin https://idrive.id/phpmyadmin 

 

 Test login dengan username dan password mysql

11. Install CMS Wordpress di Hosting VPS Linux Ubuntu


12. Install CMS Open Journal System (OJS) di Hosting VPS Linux Ubuntu


13. Install dan Konfigurasi ConfigServer Security and Firewall (CSF)


14. Optimalisasi RDBMS MySQL dengan MySQLTuner di VPS Linux Ubuntu


15. Backup dan Restore database dengan MySQLDump di VPS Linux Ubuntu


16. Mengamankan SSH Login, Mengganti Port Default dan Disable Login Password


17. Install dan Scan Backdoor dan Rootkit dengan RKHunter di VPS Linux Ubuntu


18. Install dan Scan Virus dengan Anti Virus ClamAV di VPS Linux Ubuntu


19. Install dan Konfigurasi Sendmail untuk PHP Script di VPS Linux Ubuntu


20. Menambahkan Swap Partition pada VPS Linux Ubuntu


21. Install dan Konfigurasi TightVNC Server dan TightVNC Client VPS Linux Ubuntu


22. Install dan Konfigurasi RClone Untuk Backup Data ke Berbagai Layanan Cloud


23. Cara Menggunakan RClone untuk Backup Data ke Berbagai Layanan Cloud


24. Backup Website dan Database Otomatis Dengan Cronjob dan Rclone VPS Linux Ubuntu
